Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

PELAYANAN ANGGOTA KOPERASI MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI

Penerapan teknologi koperasi tersebut merupakan bagian dari program Reformasi Total Koperasi yang sudah digulirkan Kementerian Koperasi dan UKM, yaitu pengembangan koperasi. Reformasi Koperasi itu meliputi rehabilitasi koperasi, reorientasi koperasi, dan pengembangan koperasi. Koperasi akan ketinggalan bila tidak segera melakukan inovasi di bidang teknologi informasi, khususnya dalam melayani anggotanya.

Jika Tidak Inovasi Teknologi, Koperasi Akan Ketinggalan. Baik di bidang teknologi informasi, khususnya dalam melayani anggotanya. Hal ini untuk meningkatkan pelayanan terhadap anggota. Jika sudah melakukan hal itu, bisa meningkatkan kesejahteraan anggotanya

Menkop Puspayoga pun mengapresiasi kemajuan teknologi yang dilakukan KSP SB. Seperti Advance Cooperative Online System atau biasa disebut Artos Mobile dan mesin ATM khusus koperasi yang bisa menarik dan menyetor dana secara tunai. "10 tahun yang lalu, kita tidak pernah bisa membayangkan seorang pengusaha hotel besar tapi tidak memiliki satu buah kamar pun. Demikian juga dengan pengusaha taksi, yang tidak memiliki satu unit mobil pun untuk taksi. Lihat Agoda, Traveloka, dan sebagainya. Lihat juga Grab, Uber, dan Gojek. Hal itu bisa dilakukan karena mereka menguasai teknologi. Koperasi pun bisa melakukan hal itu dalam meningkatkan pelayanan kepada para anggotanya", jelas Puspayoga.

Menkop menambahkan, penerapan teknologi koperasi tersebut merupakan bagian dari program Reformasi Total Koperasi yang sudah digulirkan Kemenkop dan UKM, yaitu pengembangan koperasi. Reformasi Koperasi itu meliputi rehabilitasi koperasi, reorientasi koperasi, dan pengembangan koperasi. "Tujuannya adalah membangun koperasi yang berkualitas. Jumlah koperasi tak perlu banyak, cukup sedikit tapi berkualitas. Jumlah anggota koperasinya yang harus terus kita tingkatkan", imbuh Puspayoga.

RAT secara elektronik ini terbukti efektif dan efisien, serta semakin banyak anggota yang terlibat dalam RAT. Ke depan, sehingga akan terus meningkatkan pelayanan terhadap anggota, khususnya dalam e-RAT.

Teknologi Artos Mobile yang bakal digunakan KSP SB mulai Agustus 2017 ini. Dengan teknologi Artos Mobile, koperasi dapat melakukan online system dengan seluruh kantor cabang, aman, dan juga bisa melihat perkembangan data usaha secara realtime. Saat ini, sistem ini baru bisa dibuka melalui HP berbasis android, ke depan layanan akan masuk layanan Iphone.

Artos Mobile memiliki fitur-fitur, antara lain pengecekan saldo tabungan dan simpanan berjangka, transfer antar tabungan, pengecekan outstanding penagihan, pembelian/pembayaran pulsa listrik, Telkom, tiket, hingga pembayaran BPJS Kesehatan. Dengan Artos Mobile akan memberikan pelayanan prima lewat sistem online kita, layaknya Branchless Banking.


(Humas Kementerian Koperasi dan UKM)

 

Written by neni Friday, 26 May 2017 02:11


 

Menteri Puspayoga: Bangun Jaringan Koperasi Seluruh Indonesia Perkokoh NKRI

Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga menegaskan jaringan koperasi dalam bentuk kerjasama usaha antar koperasi perlu dikembangkan di Indonesia. “Selain lebih efisien, jaringan koperasi itu mengandung nilai nilai strategis dalam memperkokoh NKRI," tegas Menteri Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga dalam acara "Temu Konsultasi Pengembangan Kerjasama Usaha Koperasi, di Denpasar, Bali, Senin (8/5/2017)

Menteri Puspayoga, menjelaskan, saat ini ketergantungan antar daerah, tidak terelakkan   lagi. Bali misalnya, juga tergantung dari provinsi lain seperti NTB maupun Jawa.
"Tinggal bagaimana kita memanage ketergantungan itu menjadi sinergi khususnya diantara sesama koperasi,," katanya. Jaringan koperasi menjadi kunci jawabannya, dimana didalamnya mengandung nilai nilai budaya, sosial ekonomi dan sosial budaya. " Misalnya koperasi yang memliki bahan baku di satu provinsi bisa kerjasama dengan koperasi produksi di daerah lain, sehingga tercipta sinergi antar koperasi," ujar Menteri.

Menurut Menteri Puspayoga, jaring koperasi ini akan dibangun di seluruh Indonesia, untuk menciptakan koperasi yang kuat dan memperkokoh NKRI. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Puspayoga menyerahkan sejumlah program strategis Kementerian yaitu NIK (Nomor Induk Koperasi), Akta Koperasi, Hak Cipta dan pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Sementara itu Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM, I Wayan Dipta mengatakan temu konsultasi pengembangan kerjasama usaha koperasi diikuti 60 koperasi, 250 peserta dari 7 provinsi. Temu konsultasi bisnis ini merupakan yang kedua kalinya, setelah sebelumnya digelar di Jakarta, Februari lalu yanag melibatkan 60 koperasi. Temu konsultasi kali ini diikuti koperasi di Bali,Jateng, Jatim, kallimantan utara, sulsel, NTT dan NTB

Sejumlah koperasi yang terlibat dalam temu konsultasi jaringan usaha ini menyambut positif kegiatan ini. Arman Arfa ketua Kospermindo (Koperasi Perikanan Masyarakat Pesisir Indonesia) Makassar mengatakan pihaknya sudah melakukan kerjasama dengan 13 koperasi untuk pemasaran rumput laut, resi gudang dan industri olahan.

Sedangkan Ketua Kosbit (Koperasi Persusuan dan Pembibitan Sapi) Jatim, Yudi Irvanto, mengatakan dengan kerjasama ini pasar koperasi akan semakin luas.

 

(Sumber Humas Kementerian Koperasi dan UKM)

Written by NENI Friday, 26 May 2017 02:07

   

Page 6 of 55

Kalender

April 2019
S M T W T F S
31 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 1 2 3 4

Pengaduan Online

Statistik Koperasi dan UMKM Kab. Jember

  • Jumlah KOPERASI 1.822 Unit
  • Jumlah Anggota Koperasi 81.805 Orang
  • Jumlah UMKM se Kab. jember 2.410 Unit
  • Jumlah UMKM terdaftar di DISKOP 1.387 Unit
[ periode Mei 2014 ]

Agenda Terbaru Diskop Jember

No events
Selamat Datang Di Website Resmi Dinas Koperasi dan UMKM Kab. jember